SERGEI.Lensaindependent com -Maraknya peredaran sabu-sabu yang kini berlangsung terbuka di pemukiman dan tempat keramaian Kecamatan Seibamban, Kabupaten Serdang Bedagai, memicu keprihatinan serius. Ketua Rayon GM FKPPI 0203-010 Seibamban Iko Lingga Dwipa, Selasa 2/6/2026, menegaskan organisasinya siap jadi garda depan pencegahan narkoba lewat program P4GN ke desa-dusun dan mendesak aparat bertindak tegas hingga ke pemasok.
Iko menyebut sasaran utama peredaran adalah generasi muda dan pelajar. “Narkoba adalah musuh negara, musuh masa depan, dan perusak tatanan kehidupan. Ia menghancurkan fisik, akal budi, masa depan individu, hingga merusak keharmonisan keluarga,” tegasnya.
Berdasarkan pantauan anggota dan laporan warga, aktivitas transaksi zat terlarang jenis sabu diduga berjalan bebas tanpa rasa takut. Kondisi ini menimbulkan rasa cemas dan kekecewaan masyarakat.
GM FKPPI Rayon Seibamban berkomitmen menjalankan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba/P4GN. Langkah konkretnya: sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah dan pemuda, pembentukan satuan pengawasan warga, kampanye anti-narkoba, serta jadi mitra BNNK dan kepolisian untuk menyampaikan informasi indikasi peredaran.
“Kami minta aparat penegak hukum bertindak lebih tegas, cepat, dan tuntas. Jangan hanya menangkap pemakai atau pengedar kecil, tapi harus sampai ke jaring dan pemasoknya. Hukum harus tajam dan tidak pandang bulu,” seru Iko.
Ia juga mengimbau warga agar tidak diam dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. “Seibamban Bersih Narkoba” menjadi semangat baru yang digaungkan. “Kami warisi semangat pengabdian orang tua kami, kami lanjutkan dengan cara kami. Narkoba kami lawan, masa depan kami jaga,” pungkas Iko.
(Suyanto)



















