banner 728x250

Polrestabes Semarang Kembali Gelar Operasi Gabungan, Balap Liar di Jalan Dr. Cipto Ditindak Tegas

  • Bagikan
banner 468x60

 

Semarang —lensaindependent.com Polrestabes Semarang kembali menggelar operasi gabungan tim khusus dalam rangka penindakan aksi balap liar dan potensi tawuran yang meresahkan masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat malam (30/1/2026) hingga Sabtu dini hari di kawasan Jalan Dr. Cipto, tepatnya di sekitar traffic light Sidodadi, Kecamatan Semarang Timur.

Example 300x600

Operasi yang dimulai pukul 23.30 WIB itu dipimpin oleh Kasat Pam Obvit Polrestabes Semarang AKBP Sigit Ari Wibowo selaku Perwira Pengawas (Pamenwas). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya pada jam-jam rawan yang kerap dimanfaatkan untuk aksi balap liar.

Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pemantauan, pemeriksaan kendaraan, serta penindakan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas maupun berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. Operasi difokuskan pada langkah pencegahan sekaligus penegakan hukum secara terukur dan humanis.

READ  Pergerakan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terpantau terus meningkat sejak pagi hingga siang hari pada Selasa (31/3/2026). Hingga pukul 15.00 WIB, antrean kendaraan dari arah utara menuju pelabuhan mencapai sekitar 12 kilometer. Komposisi kendaraan didominasi truk logistik, disusul bus dan kendaraan pribadi yang bergerak menuju penyeberangan ke Pelabuhan Gilimanuk. Kondisi ini merupakan dampak lanjutan dari berakhirnya pembatasan kendaraan logistik sumbu tiga ke atas yang sebelumnya diberlakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas instansi pada 13–29 Maret 2026. Yossianis Marciano Wakil Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry menjelaskan bahwa lonjakan truk logistik menjadi faktor utama meningkatnya antrean di lintasan Ketapang–Gilimanuk. “Pasca berakhirnya pembatasan kendaraan logistik, terjadi peningkatan signifikan truk yang masuk ke Pelabuhan Ketapang. Kondisi ini berdampak pada antrean kendaraan, namun tetap dalam kendali melalui penguatan manajemen operasional di lapangan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Untuk mengurai kepadatan, ASDP bersama regulator dan operator kapal melakukan sejumlah penyesuaian layanan. Strategi yang diterapkan meliputi optimalisasi pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), penambahan jumlah trip dan armada kapal, serta pengendalian ritme kendaraan melalui buffer zone. “Kami mengoptimalkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), menambah trip dan armada kapal, serta mengatur ritme kendaraan melalui buffer zone agar arus logistik tetap terlayani dengan baik tanpa mengganggu pengguna jasa lainnya,” tambah Yossianis. Saat ini, sebanyak 36 kapal dioperasikan di lintasan Ketapang–Gilimanuk, dengan sepuluh kapal di antaranya menerapkan pola TBB di Dermaga 4 untuk mempercepat proses bongkar muat. Selain itu, enam kapal perbantuan turut dikerahkan, yakni Portlink VII, Liputan XII, Dharma Kencana IX, Dharma Rucitra, Karya Maritim II, dan Perkasa Prima V. Pengaturan arus kendaraan juga diperkuat melalui optimalisasi buffer zone, khususnya di kawasan Dermaga Bulusan. Area ini difungsikan sebagai penyangga bagi truk logistik sebelum masuk ke pelabuhan utama. Arief Eko General Manager ASDP Cabang Ketapang menjelaskan, skema buffer zone tidak hanya menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga memberikan waktu istirahat bagi pengemudi. “Di Bulusan kami berlakukan dua skema, sebagian kendaraan langsung diberangkatkan melalui dermaga setempat, sementara lainnya dialihkan ke Dermaga LCM,” jelasnya. Data di lapangan menunjukkan, pada Selasa pagi sekitar 380 kendaraan—didominasi truk besar dan sedang—telah tertampung di buffer zone Bulusan, dan jumlahnya terus bertambah. Sementara itu, arus kendaraan dari tollgate menuju dermaga pada pukul 12.45 WIB terpantau padat dengan waktu tempuh berkisar 15 hingga 30 menit. Berdasarkan data Posko Ketapang selama H+8 (30 Maret 2026), tercatat 56.197 penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali atau meningkat 5,2 persen dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan mencapai 17.608 unit atau naik 2,1 persen. Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+8 (22–30 Maret 2026), jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 624.717 orangdengan total kendaraan sebanyak 171.921 unit. Dari total reservasi 183.810 kendaraan melalui platform digital Ferizy, sebanyak 171.921 unit telah terlayani di Pelabuhan Ketapang. Sementara itu, sekitar 11.889 kendaraan diperkirakan masih akan menyeberang hingga H+10 Lebaran.

Petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan serta mengantisipasi aktivitas balap liar yang kerap muncul di lokasi tersebut. Hasilnya, sebanyak 18 pelanggar dikenakan sanksi tilang. Barang bukti yang diamankan berupa 6 lembar SIM, 8 lembar STNK, serta 4 unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi balap liar. Tidak ditemukan pelanggaran yang hanya diberikan teguran.

Kasihumas Polrestabes Semarang menyampaikan bahwa operasi ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas dan gangguan kamtibmas yang dapat timbul akibat balap liar.

“Balap liar tidak hanya membahayakan pelakunya, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, Polrestabes Semarang akan terus hadir melakukan penertiban di titik-titik rawan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi, S.Ag., S.H., M.H. menegaskan bahwa penindakan dilakukan sebagai bentuk edukasi dan upaya memberikan efek jera.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara muda, agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balap. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kepolisian akan terus konsisten melakukan penindakan,” tegasnya.

Operasi berakhir pada pukul 01.15 WIB dengan situasi aman dan terkendali. Polrestabes Semarang memastikan kegiatan penindakan balap liar akan terus dilakukan secara rutin maupun insidentil guna menciptakan lalu lintas yang tertib serta lingkungan kota yang aman dan nyaman.

Red tim

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!