Semarang –lensaindpendent.com Warga Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di saluran air, Jumat siang (16/1/2026).
Penemuan tersebut terjadi di sekitar area rumah pompa Banjardowo dan langsung mengundang perhatian warga sekitar.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di lokasi. Saat itu, kondisi korban sudah tidak bernyawa dan mengapung di aliran saluran air. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui. Namun berdasarkan keterangan warga setempat, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakitnya kambuh secara mendadak.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi pada Kamis (15/1/2026). Korban disebut hendak mencuci kaki di sekitar saluran air. Diduga, saat berada di lokasi tersebut, epilepsi korban kambuh sehingga menyebabkan korban terjatuh ke dalam saluran air. Karena kawasan rumah pompa tergolong sepi dan jarang dilalui warga, kejadian tersebut tidak segera diketahui.
“Kalau malam di sini memang jarang orang lewat, jadi tidak ada yang tahu kejadian itu,” ungkap salah seorang warga.
Korban baru ditemukan keesokan harinya dalam kondisi mengapung.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi jenazah.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab pasti kematian. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor ke aparat kepolisian setempat.
Kasus penemuan mayat tersebut hingga kini masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian.
Red tim



















