banner 728x250

Polantas Menyapa” Hadir di Cawas, Satlantas Polres Klaten Jemput Bola Lewat Pelayanan Samsat Keliling

  • Bagikan
banner 468x60

 

KLATEN — Dalam semangat mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Satlantas Polres Klaten melalui Unit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Urusan STNK Samsat Pembantu Prambanan melaksanakan program “Polantas Menyapa” dengan menghadirkan Samsat Keliling di halaman Kantor SKB Cawas, Desa Mbarepan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Sabtu (25/10/2025).

Example 300x600

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WIB ini diikuti oleh personel gabungan dari Satlantas Polres Klaten, UPPD Kabupaten Klaten, serta Bank Jateng. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi wujud sinergi pelayanan publik terpadu dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor.

Melalui kegiatan Polantas Menyapa ini, petugas Samsat Keliling memberikan pelayanan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), registrasi kendaraan bermotor, serta membantu masyarakat dalam memeriksa kelengkapan berkas wajib pajak. Semua pelayanan dilakukan dengan mengedepankan prinsip 3S — Senyum, Sapa, Salam, yang menjadi ciri khas pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat.

“Program Polantas Menyapa ini merupakan wujud nyata pelayanan prima yang kami hadirkan langsung di tengah masyarakat. Dengan adanya Samsat Keliling, warga tidak perlu jauh-jauh datang ke kota untuk mengurus pajak kendaraan,” ujar IPDA Febryanti Mulyadi, S.Tr.K., M.H., Kanit Regident Satlantas Polres Klaten.

IPDA Febryanti menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah Satlantas Polres Klaten dalam meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperluas jangkauan pelayanan agar dapat dirasakan merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Klaten. Kehadiran UPPD Kabupaten Klaten dan Bank Jateng juga memastikan proses administrasi dan transaksi pembayaran pajak berjalan cepat, transparan, dan terintegrasi.

READ  Pergerakan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terpantau terus meningkat sejak pagi hingga siang hari pada Selasa (31/3/2026). Hingga pukul 15.00 WIB, antrean kendaraan dari arah utara menuju pelabuhan mencapai sekitar 12 kilometer. Komposisi kendaraan didominasi truk logistik, disusul bus dan kendaraan pribadi yang bergerak menuju penyeberangan ke Pelabuhan Gilimanuk. Kondisi ini merupakan dampak lanjutan dari berakhirnya pembatasan kendaraan logistik sumbu tiga ke atas yang sebelumnya diberlakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas instansi pada 13–29 Maret 2026. Yossianis Marciano Wakil Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry menjelaskan bahwa lonjakan truk logistik menjadi faktor utama meningkatnya antrean di lintasan Ketapang–Gilimanuk. “Pasca berakhirnya pembatasan kendaraan logistik, terjadi peningkatan signifikan truk yang masuk ke Pelabuhan Ketapang. Kondisi ini berdampak pada antrean kendaraan, namun tetap dalam kendali melalui penguatan manajemen operasional di lapangan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Untuk mengurai kepadatan, ASDP bersama regulator dan operator kapal melakukan sejumlah penyesuaian layanan. Strategi yang diterapkan meliputi optimalisasi pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), penambahan jumlah trip dan armada kapal, serta pengendalian ritme kendaraan melalui buffer zone. “Kami mengoptimalkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), menambah trip dan armada kapal, serta mengatur ritme kendaraan melalui buffer zone agar arus logistik tetap terlayani dengan baik tanpa mengganggu pengguna jasa lainnya,” tambah Yossianis. Saat ini, sebanyak 36 kapal dioperasikan di lintasan Ketapang–Gilimanuk, dengan sepuluh kapal di antaranya menerapkan pola TBB di Dermaga 4 untuk mempercepat proses bongkar muat. Selain itu, enam kapal perbantuan turut dikerahkan, yakni Portlink VII, Liputan XII, Dharma Kencana IX, Dharma Rucitra, Karya Maritim II, dan Perkasa Prima V. Pengaturan arus kendaraan juga diperkuat melalui optimalisasi buffer zone, khususnya di kawasan Dermaga Bulusan. Area ini difungsikan sebagai penyangga bagi truk logistik sebelum masuk ke pelabuhan utama. Arief Eko General Manager ASDP Cabang Ketapang menjelaskan, skema buffer zone tidak hanya menjaga kelancaran arus kendaraan, tetapi juga memberikan waktu istirahat bagi pengemudi. “Di Bulusan kami berlakukan dua skema, sebagian kendaraan langsung diberangkatkan melalui dermaga setempat, sementara lainnya dialihkan ke Dermaga LCM,” jelasnya. Data di lapangan menunjukkan, pada Selasa pagi sekitar 380 kendaraan—didominasi truk besar dan sedang—telah tertampung di buffer zone Bulusan, dan jumlahnya terus bertambah. Sementara itu, arus kendaraan dari tollgate menuju dermaga pada pukul 12.45 WIB terpantau padat dengan waktu tempuh berkisar 15 hingga 30 menit. Berdasarkan data Posko Ketapang selama H+8 (30 Maret 2026), tercatat 56.197 penumpang menyeberang dari Jawa ke Bali atau meningkat 5,2 persen dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan mencapai 17.608 unit atau naik 2,1 persen. Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+8 (22–30 Maret 2026), jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 624.717 orangdengan total kendaraan sebanyak 171.921 unit. Dari total reservasi 183.810 kendaraan melalui platform digital Ferizy, sebanyak 171.921 unit telah terlayani di Pelabuhan Ketapang. Sementara itu, sekitar 11.889 kendaraan diperkirakan masih akan menyeberang hingga H+10 Lebaran.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan sistem yang praktis dan efisien. Semua proses, mulai dari verifikasi berkas hingga pengesahan dokumen, bisa dilakukan langsung di lokasi secara terpadu,” jelasnya.

Kegiatan Polantas Menyapa di Cawas ini berlangsung aman, tertib, dan lancar, dengan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pelayanan yang diberikan. Kehadiran pelayanan bergerak seperti Samsat Keliling menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan kemudahan, kedekatan, dan kenyamanan bagi masyarakat.

“Melalui Polantas Menyapa, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu siap hadir untuk melayani masyarakat dengan hati, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan solusi atas kebutuhan publik,” tutup IPDA Febryanti Mulyadi.”

Tim

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!