JAKARTA –lensaindependent.com Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto, memberikan taklimat kepada seluruh kader Partai Gerindra pada hari ini, 18 November 2025, di Padepokan Garudayaksa. Acara ini diselenggarakan untuk menegaskan kembali prinsip-prinsip dasar perjuangan partai dan peran kekuasaan dalam mencapai tujuan nasional.
Dalam arahannya, Prabowo Subianto menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh kader Gerindra harus memiliki satu fokus utama: keberpihakan kepada rakyat.
”Hari ini, saya selaku Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra memberikan taklimat kepada seluruh kader Partai Gerindra bahwa setiap kebijakan harus berpihak kepada rakyat,” tulis Prabowo dalam unggahan di media sosialnya.
Makna Kepemimpinan dan Arah Perjuangan Bangsa
Lebih lanjut, Menteri Pertahanan RI ini menggarisbawahi pentingnya seorang pemimpin sejati untuk tidak hanya memahami sentimen—rasa suka atau tidak suka—namun juga harus mengetahui arah perjuangan bangsa secara komprehensif.
Prabowo menegaskan bahwa kekuasaan tidak boleh dilihat sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai alat untuk mencapai kebaikan yang lebih besar bagi masyarakat.
”Sebab, kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan alat untuk berbuat baik bagi bangsa dan rakyat,” ujarnya.
*Prioritas Penggunaan Kekuasaan*
Ia juga memaparkan tiga fungsi krusial dari penggunaan kekuasaan yang harus dijalankan oleh setiap kader Gerindra:
Menegakkan dan Menebar Kebaikan: Kekuasaan harus menjadi instrumen untuk menciptakan lingkungan yang adil dan bermoral.
Menghapus Kemiskinan: Pemanfaatan kekuasaan untuk mengatasi masalah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Menegakkan Kedaulatan: Menjaga martabat dan kemandirian bangsa dari segala ancaman.
Dengan visi tersebut, Prabowo Subianto mengajak seluruh kader dan komponen bangsa untuk berjuang bersama mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
Taklimat ini diharapkan dapat menyegarkan komitmen seluruh kader Gerindra dalam menghadapi tantangan ke depan dan mengukuhkan peran mereka sebagai pelayan masyarakat.
Red tim



















